Jumat, 22 Januari 2010

I LUV P.A.R.T.Y


The greatest part having job in Tour & Travel agency is attending Hotel party. It could be thanking party, launching or else. When it comes to 5* Hotel or resort , it'll be so much fun, so fab and lux ;-) . The last 2009, i attended party in Amanusa Resort, the luxurious resort where the cheapest room you can get is around USD 600- 800 for room only (nett). Of course the guests are categorized the "have" ones, or someone who's very rich until he or she doestn't care of spending thousand dollar only for sleep. To check out Aman resort just hit http://www.amanresorts.com/amanusa/resort.aspx



Yesterday, i had a party again in Accord event, i didn't know the theme as i actually accompanied my colleague. Evenmore it held in KLAPA Restaurant, at Klapa New Kuta Beach Pecatu Indah, owned by Tomy Suharto. Who can resisted that kind offer anyway, you came to one of beautiful and breathtaking resort in Bali, free flow , and meal , and dont forget the doorprize too, though i will never be that lucky. ;-(
Well, i just relized that this place where Ayu soraya and Keket (model & celebrity) started their fight and followed by Keket's famous saying " Who is Andi Soraya? I don't even know her!"
hahahahha..... that chick's fight really sensational for couple of weeks in infotainment.

i realize, if i didn't work in tourism industry especially in Travel agent , there's litle chance ( i dont say never) in life for me to be able to "taste" that 'fab' high class.

i wish i meet my own prince who can take me to be in that kind of life forever. hehehe!
well, who knows.. :-D


xoxo

Senin, 18 Januari 2010

Kegagalan = Kesuksesan yg tertunda???

I'm failed, broken & disappointed!
Another story of failure in my life.
it began with a call from someone from Bali translator, the pitchy young girl sound asked me kindly whether i'm available to get interview becoming one of the candidates to be an interpreter for an international forum. when i heard this for the first time , honestly i was less interested because of the theme is "Healthy". There's must be something about cancer or rare desease, i said to my self. However i 'd like to try and find out what it's more about.
Eventually, i escaped myself after office hours to meet Mr. Alex in Bali Translation office. Mr. Alex is a descendants chinese fat guy, very friendly and smart. We talked both in Indonesian and English due to he wanted to know how good is my English skill. He explained many things and about the topic that really diffrent with my imagination. In the first place the forum that will be held on 19 - 21 January in Le Meridian Hotel, Nusa Dua Bali, is discussing about disseminating of Positive Deviance Initiave that help community to solve their problem relate to behavioral and social change ; for more about PDI you may click : http://www.positivedeviance.org/
The good things about this are they need interpreter a lot (means i have big chance to be selected) and they'll pay much , more than i expected which is Rp. 1 million /Day , All inclusive ( meal & transport) means i can buy a ring that i've been dreaming , a golden ring with a tiny diamond on it. Practically the interpreters will be in task since Monday , 18 January though the forum itself will be held on Jan 19 - 21, but the user wanted the all interpreters to be around the guests since Monday to learn their accents because they come from many diffrent countries.
Shortly, i passed the first interview and he conducted me to meet the user for the next interview, later i knew as Miranda, i thought she's English but has been staying for long time in Indonesia, since she speaks Indonesia very nice. The interview with Mirand ran quite well i think, evenmore she even said " i'm looking for to meet you on Monday". I hope i didn't misheard , and the dream of having diamond ring in my finger became close to real.
Mr Alex, said that he would make a call to whom candidates passed the test. Actually i was waiting but not with great expectation, i felt litle bit unwell and the forum need fullday job.
It's Sunday and still no news, i decided to call Mr. Alex, he said the number of interpreter needed decreased became four only. Okay, i'll make it clear to myself if i had this job, there are many things have to be prepared, and cure my heallth A.S.A.P, if not , i'll take medicine and sleep well and it'll come another chance (i hope).
As the title above you know the end of this story. Some one called me indeed , Sunday afternoon, and she said sorry , maybe next time because the number needed has decreased not as a lot as Mr. Alex said before.
She called instead of messaged me, and i appreciated it. :-)
xoxo

Minggu, 17 Januari 2010

Cough!!!

thanks God, i survive from the flu after 3 hard days.
Now im focusing on my chest contained of sputum deep within. I 'll take some medicine from my medical box first, i think i still have some black syrup strips.

i hope it won't last long time coz' it will create cough and if get cough that's really bad news since it'll take long time to cure it means i have to see a doctor , something that i try to avoid for all this time, they are expensive , that's for sure. ;-(



xoxo

Uhuk!..Uhuk!

Jumat, 08 Januari 2010

Bali Banjir

Akhir-akhir ini di langit sering mendung. Beberapa kali saya berangkat kerja kehujanan. Disamping itu , karena udaranya dingin bangun pagi rasanya beraaat sekali.
Seringkali saya mandi udah last minute jadwal kkeberangkatan gitu. Tapi meskipun begitu tidur saya tidaklah begitu enak karena sudah beberapa hari ini saya tidur tanpa selimut, selimut saya yang biasa dipakai masih di laundry sementara yang satunya sudah saya turunkan derajatnya jadi kain pel, kesalahan saya karena saya melakukannya sebelum mendapatkan selimut pengganti. Alhasil, tengah malam saya sering terbangun dengan mata masih kiyip kiyip saya meraba raba mencari jaket tebal untuk melawan hawa dingin.

Enaknya, musim hjan di Bali , hujannya tidak terus menerus dan biasanya hanya dalam satu area yang tidak begitu jauh seperti ketika turun hujan di Tuban atau Kuta di Denpasar terang benderang. jadi meskipun musim hujan jalan- jalan masih tetap bisa dilakukan. Banyak orang bilang karena langit di Kuta sering di laser makanya jarang turun hujan di Kuta.

Saya tidak dapat membayangkan kalau di Bali hujan deras beberapa hari seperti di daerah jawa, wah bisa bisa banjir dimana mana, bahkan lebih buruk dari yang saya lihat di tivi. ini terjadi karena banyak lahan yang sudah berubah menjadi bangunan seperti hotel hotel , kafe dan restaran. jangankan pohon , tanah saja sudah banyak dilapisi beton untuk jalan dan lahan parkir, jadi kalau ada hujan deras sebentar saja langsung menggenangi jalan.

Akhir December 2009 saya bermaksud ke Nusa dua untuk mengambil voucher hotel sebagai Grandprize untuk acara tahun baru di Grand Mirage hotel. perjalanan yang seharusnya memakan waktu 40 menit pulang pergi menjadi 2 jam-an gara gara macet. Seumur umur hidup di bali , baru itu saya melihat macet yang sedemikian parah apalagi di jalan utama alias By Pass.

Awalnya saya pikir ada kecelakaan, apalagi kan banyak orang indonesia yang hobi nonton kecelakaan di jalan, dan membuat macet. Sesampainya di Mumbul setelah jimbaran barulah terlihat biang macet tersebut yaitu banjir. Air coklat menutupi jalan raya menuju Kuta bahkan sampai menutupi trotoar. Polisi lalu lintas terlihat dengan celana digulung sedengkl terlihat sangat sibuk dan beberapa orang nampak mendorong kendaraan mereka yang mati mesin.

Benar-benar jauh dari imej Bali sebagai kota tujuan wisata dunia, saya tiba-tiba merasa berada di kota lain, begitu takjubnya saya merekamnya lewat video cam di hape saya. Tetapi paling tidak saya melihat semua orang bisa bersikap sabar, bahkan saya sama sekali tidak mendengar suara klason yang menjerit jerit tidak sabaran atau suara umpatan dari orang orang yang aktivitasnya telah terganggu.

Ada yang salah. Keseimbangan alam jelas jelas sudah terganggu. Ada yang harus dibenahi dengan segera. Bali bukan pulau yang besar kalau semuanya membangun dengan membabi buta tanpa ada perhatian untuk kesenjangan alam sepertinya saya harus mulai menabung untuk membeli sebuat boat.!! just in case!


XOXO

Sabtu, 02 Januari 2010



HAPPY NEW YEAR 2010

WiSH the Coming year Brings lOt of Happiness, Success, And L.O.V.E!!!!!

Resolutions:

Find a better job.

Start Writing

Finishing Writing.

Get Closer with My Beloved Family.

Find Mr. Right. ^0^

Be a Better Person , Inside Out

Make God sees me

XOXO

Tahun baru dirayakan dengan makan makan dan pesta dengan teman sekantor. offiacially sih kerja setengah hari doang, tapi prakteknya beberapa staff ticketing masih melayani beberapa tamu yang dengan cueknya masuk kekantor padahal pintu sudah diberi tanda CLOSE. Tapi saya tidak bisa bekerja dalam suasana keramaian dan hati yang riang menyambut tahun baru seperti itu maka sehari sebelumnya saya sudah menyelesaikan semua pekerjaan saya. Jadi untuk keesokan harinya,tanggal 31 Dec , otak saya fokus untuk bersenang senang saja.

Setelah makan siang bersama dengan ikan bakar yang durinya banyak banget, kita semua menuju keruangan depan untuk acara yang ditunggu-tunggu. Ada banyak doorprize dan grandprize yang akan diundi. Doorprizenya lumayan oke oke dari tahun kemaren seperti rafting untuk 10orang, voucher waterbom untuk 7 orang , beberapa voucher hotel, kompor gas dan banyak lagi souvenir dari sponsor hotel dan airline. Untuk grandprizenya lumayan bikin ngiler saya Tiket return Denpasar -S'pore dari Garuda dan Denpasar - Lombok dari merpati.

Satu persatu undian ditarik , dan emang saya orangnya ngarep banget hadiah grandprize malah cuma kebagian parcel mending satu parcel dibawa pulang sendiri, tapi ini mesti dibagi 10 orang. Alhasil saya berhak membawa sekotak chocolate cookies dan sebuah mug dari Mandala. Air.

Okelah kalo begitu!

Anyway, i was having fun, and everyone got the prize.

Happy New Year!!!!

XOXO

Senin, 28 Desember 2009

YURINDA

Dalam hal pertemanan saya mungkin agak "picky". Picky yang saya maksud bukan berdasarkan materi atau jabatan. Seringkali saya merasa klik dengan seseorang kalau orang tersebut nyambung kalau saya ajakin ngomong, Karena saya bukanlah tipe orang yang bisa menyapa atau beramah tamah lebih dulu maka saya akan lebih menunggu dan merespon. Ada yang senyum duluan saya balas tersenyum, ada yang baikin saya ,saya baikin juga dia dan sebaliknya. Dalam pertemanan saya membenci dua hal yaitu dikhianati dan dibohongi. kalau pertemanan sudah dinodai oleh salah satu penyakit tadi saya tidak ragu -ragu untuk menghapusnya dari friendlist otak saya.
Dulu saya memiliki roommate atau teman sekamar. Kita panggil saja namanya Rinda. Rinda ini bekerja sebagai tenaga security di Bandara Ngurah Rai, Bali. Saya kenal dengannya sewaktu dia menjadi penghuni dikos saya dulu, dia pula yang membujuk saya dengan rayuan pulau kelapa untuk sharing kamar dengan dia ditempat yang saya tempati sekarang. Termakan rayuannya akhirnya saya berbagi kamar dengannya dengan menyutujui kesepakatan yang sudah dibuat yaitu dia bertanggung jawab untuk transportasi saya kekantor karena waktu itu saya belum memiliki kendaraan. Untuk beberapa lama tidak ada masalah yang berarti, sebagai teman sekamar Rinda cukup menyenangkan dan tidak jorok. Anaknya sih sebenarnya baik, ramah (bahkan terlalu ramah) hanya saja saya rasa ukuran otaknya yang tidak seimbang dengan tubuhnya yang besar sehingga mudah termakan omongan dan terpengaruh oleh lingkungan. Tinggal di kos kosan yang isinya kebanyakan C / O (cewek orderan / Cewek karaoke) membuat Rinda mulai merasa jealeous apalagi dia memilik teman kerja yang berprofesi "ganda" yaitu simpanan anggota dewan daerah, hal ini membuat hati Rinda semakin mengecil, seringkali dia bercerita bagaimana temannya itu menghambur2kan uang untuk orang yang bisa menggantikan shift nya, atau betapa bagusnya kos yang dia tempati dan dia menceritakan itu semua seakan akan temannya itu baru lulus dan langsung diterima di bekerja sebagai manajer di Freeport. Pernah saya iseng iseng nyelutuk " Kalau kamu ingin punya banyak duit, cari pacarnya jangan yang seumuran. Kamu harus cari Om -om yang bisa diajak kencan, minta aja satu sama temanmu si Mbok Yeah itu, pasti dia punya banyak." Saat itu saya tidak ada bermaksud apa apa selain bercanda dan berharap Rinda tidak mendengar perkataan saya. Terlambat, setiap perkataan saya sudah ditangkap otaknya yang tidak memiliki filter itu. Dan dalam hitungan hari resmilah dia menjadi Sekuriti bispak.
Klien pertamanya adalah seorang debtcollector dari Surabaya. Beberapa hari saya tidak melihatnya dikos bahkan kata temannya Rinda sama sekali tidak kerja, saya tidak perlu menanyakan ke Rinda karena dia selalu melaporkan apa saja yang dia kerjakan. Job pertamanya sukses Om pun senang Rindapun girang, saya ingat waktu itu Bulan puasa dan demi kesuksesan masa probotion tidak puasa tak apalah. Rasanya dengan si Om penagih hutang ini servicenya tidak berjalan lama , rupanya dia tersinggung ketika dia mengetahui kliennya ini berusaha menjualnya ke temannya seharga Rp. 300.000 , saya pikir kalau sejuta mungkin Rindanya gak masalah kali :D! Benar kata pepatah "Bisa karena alah terbiasa", Hilang satu tumbuh seribu, berikutnya muncullah klien klien yang lain dan Rindapun semakin mantab dengan bisnis yang baru dijalaninya, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Linda mengoptimalkan modal yang dia punya, muka boleh STD tapi toket segede pepaya bangkok bisa menjadi aset yang cukup besar.
Sebagai temannya saya tentu saja miris, apalagi sewaktu dia bercerita saat dia merasa tidak bisa merasakan Miss V nya lagi karena kelelahan melayani si klien yang didopping obat (tapi anehnya ketika menceritakan hal itu sama sekali tidak ada gurat kesedihan diwajahnya, bahkan dia sering sekali bercerita apa saja yang dia lakukan saat diranjang dengan kliennya sampai sampai yang diceritain merasa risih sendiri. Dengan tulus saya bilang saya menyesal pernah menasehatinya yang nggak bener, tapi dianya bilang nggak masalah dan nggak nyesal sama sekali. Dan Benar dia sama sekali tidak menyesal. Apalagi dia mulai mendapatkan hasil dari bisniss ngangkangnya, hape busukpun dibuang diganti dengan hape baru dan barang barang barupun mulai bermunculan.
Lama kelamaan saya kena getahnya juga, ketika saya tidak ada Rinda membawa kliennya kekos kami, sehingga kalau saya mau tidur saya pelototin tajam tajam spreinya dulu dan akhirnya merebahkan diri dipinggir kasur dengan perasaan tidak rela. Rinda sering pergi keluar dengan kliennya malam, siang , pagi bahkan berhari hari. Jadilah saya yang kebingungan untuk urusan transportasi kekantor. Sempat saya membicarakan masalah ini ke dia ,mengingatkan komitmen dia untuk "mengamankan " transportasi saya kekantor karena itu adalah satu satunya alasan saya untuk mau ikut kos bareng dia. Rinda sempat menyesal dan berjanji tidak akan menelantarkan saya lagi, tapi itu terjadi hanya sebentar saja karena tidak lama kemudian, im deserted again and again. Kita menjadi jarang bertemu dan berkomunikasi. Setiap akan berangkat kerja saya selalu merasa bingung akan meminta bantuan siapa, karena kalau jalan tidaklah mungkin karena jaraknya yang lumayan jauh, untuk naik taksi tiap hari tidaklah mungkin bisa bisa saya hanya makan kerupuk. Sampai suatu hari, Rinda menelpon saya di kantor dan dengan nada suara dibuat sok sok perhatian dia menanyakan kabar saya, terus terang saya marah sekali karena dia yang seenak udelnya sendiri, hingga suatu hari ketika dia menelpon saya di kantor dan bilang dia menemukan kos baru di Jimbaran dan sudah tinggal seminggu lamanya disana, saya masih berusaha menahan amarah saya. Dengan menahan diri untuk tidak berteriak sayapun bilang tidak masalah kalau dia ingin kos sendiri. karena jauh didalam hati saya saya juga harus cepat cepat jauh darinya. Saat itulah saya memutuskan untuk tidak mengenal Rinda sebagai teman saya lagi, kalau saya harus pergi ke Airport saya hanya berharap untuk tidak melihat mukanya. Sekarang kabarnya dia sedang menservis bule, kabar ini dari temannya yang masih satu kos dengan saya , dari diapulalah saya mendengar semua sepak terjang dia , bahkan se bandara pun dia terkenal. Sungguh saya tidak peduli sedikitpun , tapi toh saya manusia biasa , wanita lagi , dimana gossip teman sendiri jauh lebih asyik diikuti dari pada gossip artis di infotainment karena disini kita mengenal pemainnya.
XOXO

Eat, Play, Fuck

I still have'nt found a new job yet, only God knows how I want it so baaaaaaaadd yet He still doesnt respon on my effort and pray (i think pray isnt counted for i dont pray alot ;-(
Somehow i dont think He sees me....... T_T'

at least, i do enjoy my life as good as it can be.
in a package "Eat, Play, Fuck"

xoxo